Dikisahkan May Ling-dara Tionghoa asal medan yang mengarungi hidup penuh kegetiran dan perjuangan bersama suaminya, Monang, pemuda muslim batak. Ia harus berhadapan beragam persoalan mulai dari tradisi, politik, ekonomi...hingga hidayah itu datang memenuhi setiap sudut sanubarinya.
Kemajuan teknologi dan fenomena globalvillage membuat hubungan antar manusia menjadi lebih terbuka. Kondisi itu juga berpengaruh pada dunia pernikahan, dimana banyak terjadi pernikahan antar pasangan beda bangsa. Buku ini bertutur langsung dari para perempuan Indonesia yang menikah dengan pria WNA. Ada banyak hikmah dan wawasan yang dapat dipetik, baik tentang lika-liku pernikahan bangsa maupun…
Yup!Nggak usah takut travelling hanya gara-gara kamu berjilbab. Sejumlah muslimah di sini telah membuktikan mereka bisa menjelajah berbagai belahan dunia, satu hal yang sering jadi impian banyak orang. Uniknya dengan banyak cara.
Nisa, si Jilkies, dirundung galau setengah mati! Pasalnya, teman-teman sekolahnya mendadak jauh darinya. Meski dia punya daya pikat yang luar biasa bak medan magnet, tapi itu tak membuat pergaulannya berjalan mulus...
Mengapa cerpen-cerpen dengan tema sosial yang nyata tidak muncul?Apakah memang persoalan sosial tidak (lagi) menarik bagi para pem,bacaIndonesia pada masa ini?Salah satu penjelasannya adalah karena apa yang terjadi di masyarakat Indonesia dalam tahun-tahun terakhir ini sudah begitu dahsyat, sehingga sukar untuk diterima akal sehat ...
Cinta dan bunga hampir selalu identik dengan kegembiraan debar-debar hati yang selalu dinanti, tetapi bila cinta dan bunga bersanding dengan kematian?akankah ia tetap dinanti dengan debar-debar hati?
Masih ingat Para Priyayi, kisah tentang keluarga besar Sastrodarsono dari wanagalih? Dalam Jalan Menikung ini kisah keluarga Sastrodarsono berlanjut dengan kehidupan Harimurti Sulistiyaningsih bersama anak tunggal mereka, eko, yang belajar di Sunnybrook College, Connecticut, Amerika Serikat.